Fenomena Dan Keadilan Musik: Jago Musik Belum Tentu Hebat Berkarya

Seorang pemain alat musik yang hebat bermain musik belum tentu hebat dalam berkarya, ini terbukti sekali di lapangan, logika hebat main = hebat berkarya, ini salah total, perlu dipahami bahwa bermain musik itu masuk ke level meniru dan menuangkan, tentu beda sekali dengan membuat / menciptakan, inilah kurang lebih ilustrasi perbedaan antara bermain musik dan membuat musik (berkarya). 

Ketika ada seseorang yang lulus dari sekolah-sekolah musik ternama baik lokal maupun luar negeri, yang jadi pertanyaan adalah apakah mereka punya kemampuan secara teknik, teori, skema maupun taktik bermain??? oh jelas mereka punya, namun apakah mereka punya kemampuan interpretasi, feel dan soul yang baik??? oh untuk yang ini belum tentu sama (ada yang punya, ada yang kurang bahkan ada yang hilang), sebab tidak ada sekolah di muka bumi ini yang bisa mengajarkan dimensi dan jangkauan tentang kemampuan merasa (feel), menjiwai (soul) maupun mentafsir (interpretasi), ini adalah pelajaran yang harus dilalui (dialami) sendiri serta tentunya "it's a gift from God" yakni bakat alami alias bakat bawaan, tidak ada guru untuk yang ini, lalu buktinya apa shingga orang-orang yang lulus dari sekolah-sekolah ternama belum tentu punya kemampuan itu ?? buktinya adalah dari kemampuan berkarya mereka, banyak diantara mereka yang mampu memainkan karya-karya hebat orang lain tapi tidak mengalami 'klimaks' ketika mencoba membuat karya sendiri, dan banyak juga yang 'terlalu canggih' di teknik namun hilang rasa (feel/soul nya blur), inilah fenomena dan 'keadilan' musik...

#analogi: ketika seseorang berkata kepada kamu,"hei disana ada wanita cantik loh," apakah kamu langsung percaya bahwa wanita itu cantik padahal kamu belum melihatnya, pasti kamu akan melihatnya dulu baru berani berpendapat sama, nah inilah gambaran tentang apa itu feel dan soul, kita tidak akan bisa merasakan / menjiwai rasa yang sama jika tidak mengalaminya (melihatnya) sendiri, tidak ada teori untuk ini selain terjun langsung untuk mengalaminya sendiri yakni dengan memperbanyak wawasan musik lewat mendengar banyak dan mengulik banyak... good luck... :-) 



(Words/Lesson By Dani Mkd @Reyal Musik) 


*harap dan mohon untuk selalu sertakan sumber arsip/artikel jika ingin copy-paste, etika dalam berbagi adalah modal dasar moralitas yang kreatif, jujur, beruntung dan cerdas.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...